Teruntuk Lindaku, yang sedang Berbahagia.

img_20180630_1745471316297630.jpg

Selamat Ulang Tahun, Lindakuu (Linda kami para Umiss) haha. Aku setuju dengan yang dikatakan Aca bahwa tak hadiah yang baik selain doa, sejujurnya baru aku lihat Aca seromantis dan sedewasa ini (haha). Doaku mungkin sama dengan sejuta umat yang mengirimkan doa bagimu di hari bahagia ini pada umumnya, karnanya aku katakan demikian. Sesungguhnya aku juga tak pandai menunjukan daftar doa yang harus aku haturkan pada Allah, Sang Pemberi Hidup ini (haha).

Secarik tulisan yang sengaja aku tulis adalah tulus dari hati untuk orang tertulus (after my family yaaa). Bagiku, Lindaku adalah bentuk terindah dari ciptaan Tuhan. bentuk teristiwa dari setiap inchi dalam dirinya, terlebih pribadinya. Pribadi tertulus (seperti yang aku katakan sebelumnya).

img_20180630_175057430117010.jpg

Harapanku, semoga apapun yang menjadi pergumulanmu adalah menjadi yang semestinya dilukiskan oleh Tuhan. Karna terkadang lukisan yang kita buat hanya menggunakan tinta kefanaan bukan tinta percaya, karnanya ada rasa kecewa bila tinta-tinta itu tercemar oleh patah hati.

img_20180630_175109548555281.jpgTeruntuk Lindaku, semoga setumpuk pergumulan dalam hati dan pikirmu menjadi adalah hadiah-hadiah yang dihadiahkan Tuhan. Aku tak berpesan untuk menginginkan hal lebih, bukan yaaa Lindakuu. Aku hanya ingin bilang tetaplah menjadi orang tertulus diantara yang paling tulus, tetaplah menjadi kawan diskusi yang paling handal mengemas pendapatku dan apapun yang kau inginkan adalah yang digenggam dalam tangan Tuhan. Semoga segunung inginmu adalah digenggam oleh Tuhan, diseleksi olehNya bahkan diwujudnyatakan olehNya, pada waktuNya. (ahhh terlalu didramatisir rupanya, olehku).

img_20180630_175025191927926.jpgSelamat memasuki usia 24 tahun, semoga lembar hidup dalam buku kisahmu adalah yang paling baru, sebaru-barunya Lindakuuu!. Tak ada hadiah berharga dariku, selain mengabadikan rasa bahagiaku merayakan hari ulang tahunmu di hari ini (walau ragamu di bilik yang berbeda, hihi).

Terakhir, seperti yang dihadiahkan oleh seseorang dihari ulang tahunku setahun yang lalu. Tetaplah berbaik sangka pada kendali Tuhan, Lindaaakuuuuuuu!. Bukankah semestinya kita harus demikian? Itulah yang menjadi alasanku untuk menulis pada secarik kertas lusuh di linimasa blog cintaku (haha) untuk orang tercinta yang berbahagia di hari ini, dan itu adalah kau Lindakuuuu!. Semoga semestinya apapun yang ada padamu, Tuhan Yesus sayang.

Oh ya, aku lupa; turut serta aku hadiahkan foto terbaikku untukmu (hahhah).

img_20180911_0059591717445355.jpg

Dengan sebuah kecupan tak mesra, Ella.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s